Senin, 15 Juli 2013

Visual Basic


Visual Basic adalah salah satu dari berbagai macam bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat program aplikasi berbasis Windows dengan mode grafis (GUI – Graphic User Interface) dan menggunakan bahasa pemrograman BASIC sebagai dasar bahasanya.
Visual Basic merupakan pengembangan dari bahasa pemrograman BASIC dengan berprinsip pada Integrated Development Environment (IDE). Visual Basic mampu membuat program berbasis Windows dengan bahasa BASIC yang hampir sama dengan versi BASIC untuk DOS, namun perbedaannya adalah Visual Basic menggunakan Object Oriented Programming (OOP) dan event-driven model of programming (eksekusi program tergantung pada event yang sedang terjadi pada tiap objek). Selain itu Visual Basic menyediakan fasilitas kontrol-kontrol pembuatan objek untuk program aplikasi, seperti textbox, command button, label, dan sebagainya.
Ketika masuk ke dalam lingkungan Visual Basic, akan ditampilkan beberapa windows yang saling terintegrasi dalam sistem Visual Basic yang under-windows / berada di lingkungan Windows (IDE) sehingga dapat menggunakan berbagai fasilitas dari windows seperti halnya penggunaan mouse maupun alat bantu pendukung lainnya.
Selain itu Visual Basic juga memiliki kelebihan lain, yaitu dapat digunakan untuk pembuatan Web-Base programming (DHTML application) dengan menggunakan SQL (Structured Query Language), pembuatan program untuk file Dynamic Link Library (DLL files) yang berguna sebagai file system dalam windows, dan masih banyak lagi kelebihan lainnya yang dimiliki Visual Basic.
Seperti program berbasis windows lainnya, Visual Basic terdiri dari banyak jendela (windows). Sekumpulan window yang saling berkaitan inilah yang disebut dengan Integrated Development Environment.
Pada waktu memulai VB, beberapa window kecil berada di dalam sebuah window besar (window induk), bentuk inilah yang dikenal dengan format Multiple Document Interface (MDI).
Berikut ini adalah contoh tampilan IDE pada sebuah project VB dengan sebuah form dan sebuah command button.

Pada umumnya, VB memiliki window-window sebagai berikut:
1.      Menu/Toolbar
Window ini adalah satu-satunya elemen dari IDE yang selalu tampak. Berguna untuk memilih ataupun menambah elemen IDE lain, menambah form, dan menambah control  pada suatu project.

2.      Toolbox
Toolbox adalah sekumpulan control yang dapat diletakkan pada form untuk program aplikasi yang dibuat. Toolbox dapat disembunyikan untuk memberikan ruangan bagi elemen IDE lainnya, sehingga lebih mempermudah proses desain maupun penulisan program.

Adapun keterangan dari masing-masing control pada toolbox adalah sebagai berikut:
Tabel 1 Kontrol pada Toolbox

Ikon

Nama Kontrol
Nama Kelas
Keterangan
Label
Label
Menampilkan teks yang tidak dapat diedit oleh user.
Textbox
Textbox
Area yang mendukung untuk memasukkan dan mengedit teks
Command Button
Command Button
Untuk membuat suatu aksi saat objek ini diklik.
Option Button
Option Button
Menampilkan  beberapa pilihan di mana user hanya dapat memilih satu.
Check Box
CheckBox
Menampilkan pilihan True/False atau Yes/No
Combo Box
ComboBox
Merupakan kombinasi text box dengan list box. Memberi kesempatan pada user untuk mengetikkan sebuah pilihan atau memilih item dari drop down.
List box
ListBox
Untuk menampilkan daftar item dimana user dapat memilih darinya.
Frame
Frame
Dapat digunakan sebagai wadah kontol.
Image
Image
Menampilkan bitmap, ikon, file JPG atau GIF dan yang lainnya seperti command button saat di klik.
Line
Line
Untuk menambah garis pada form.
Picture box
Picturebox
Menampilkan bitmap, ikon, atau windows metafile, file JPG atau GIF. Juga menampilkan teks atau gambar seperti wadah visual untuk kontrol ini.
OLE Container
OLE
Untuk menempelkan data ke dalam aplikasi Visual Basic
Shape
Shape
Menambahkan rectangle, square, ellips, atau circle ke dalam form, frame, atau pictue box.
Scroll bar Horizontal & Vertical
HscrollBar & VscrollBar
Dapat digunakan untuk menambah scroll bars ke kontrol yang tidak otomatis mendukungnya. (Tidak sama dengan scroll bar buil ini yang dapat ditemukan pada beberapa kontrol)
Timer
Timer
Mengeksekusi event timer dalam interval waktu tertentu.
File list box
DriveList
Menampilkan dan memberi kesempatan pada user untuk memilih file dari sebuah daftar.
Directory list box
DirListBox
Menampilkan dan memberi kesempatan pada user untuk memilih folder dan path.
Drive list box
DriveListBox
Menampilkan dan memberi kesempatan pada user untuk memilih drive.
Data
Data
Digunakan untuk menghubungkan sebuah database & menampilkan informasinya pada sebuah form
Pointer
-
Memilih, mengubah ukuran atau memindah suatu kontrol dalam suatu form

3.      Tipe Data
Variabel digunakan untuk memasukkan nilai. Variabel ini memiliki nama dan tipe data. Tipe data pada variabel mendefinisikan nilai apa yang dimasukkan dalam memori.
Secara default, variabel diberi tipe data variant. Tipe data ini dapat mempresentasikan beberapa tipe data dalam situasi yang berbeda. Konversi tipe data tidak perlu dilakukan pada saat memasukkan ke dalam variabel variant, karena Visual Basic secara otomatis akan melakukan konversi jika diperlukan.
Jika sudah mengetahui tipe data yang akan dimasukkan ke dalam variabel, maka dapat dideklarasikan sendiri dan Visual Basic akan menangani data tersebut.
Tipe data selalu diaplikasikan ke dalam variabel. Saat memasukkan sebuah nilai ke dalam properti, nilai tersebut memiliki tipe data. Argumen ke dalam sebuah fungsi juga memiliki sebuah tipe data. Untuk mengetahui tipe data yang ada pada Visual Basic dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 2 Tipe data dalam Visual Basic
Tipe Data
Ukuran
Range
Byte
1 byte
0 sampai 255
Boolean
2 byte
True atau False
Integer
2 byte
-32,768 s/d 32,767
Long (long integer)
4 byte
-2,147,483,648 sampai 2,147,483,647
Single (single-precision floating-point)
4 byte
-3.402823E38 s/d –1.401298E-45 (nilai negative) dan 1.401298E-45 s/d 3.4402823E38 (nilai positif)
Double (double precision floating-point)
8  byte
-1.79769313486232E308 s/d –4.94065645841247E-324 dan 4.94065645841247E-324 s/d  1.79769313486232E308
Currency (Skala integer)
8 byte
-911,337,203,685,477,5808 s/d 922,337,203,685,477,5807
Decimal
14 byte
+/-79,228,162,514,264,337,593,543,950,335 tanpa titik decimal, +/-7.9228162514264337593543950335 dengan 28 digit yang dimasukkan di sebelah kanan titik desimal, lebih kecil dari angka nol  dan +/-0.0000000000000000000000000001
Date
8 byte
January 1, 100 sampai December 31, 9999
Object
4 byte
Beberapa referensi Object
String (panjang variable)
10 byte
0 sampai 2 juta
String (fixed-length)
string
1 sampai 65,400
Variant  (numbers)
16 byte
Beberapa nilai angka Double
Variant (character)
22 byte
Sama dengan range untuk panjang variabel string
User-defined
Angka elemen
Range setiap elemen sama dengan range tipe datanya
Array membutuhkan 20 byte memori ditambah 4 byte untuk setiap dimensi array ditambah sejumlah byte angka yang dicopykan ke dalamnya.
Pemasukan string yang kurang dari 50 karakter, variabel EmpName akan ditambah dengan spasi kosong sampai lebarnya mencapai 50 karakter. Jika memasukkan string yang lebih dari 50 karakter, maka Visual Basic akan memotong string tersebut untuk disesuaikan dengan lebar variabel.
String Fixed-length dalam modul standar dapat dideklarasikan dengan Public atau Private. Di dalam form dan modul kelas, string fixed-length harus dideklarasikan secara private.
4.      Operator
Operator adalah suatu simbol atau karakter tertentu yang digunakan untuk menyatakan suatu operasi tertentu yang dilakukan terhadap satu atau lebih elemen untuk menghasilkan elemen yang lain. Operator yang dikenal dalam Visual Basic antara lain:
1)      Operator Aritmetika
Di dalam Visual Basic, operator aritmetik terdiri dari :
+                       (penjumlahan)
-                        (pengurangan)
*                        (perkalian)
/                         (pembagian bilangan real)
\                         (pembagian bilangan bulat)
^                        (perpangkatan)
mod                  (sisa hasil bagi)
2)      Operator Logika
Pernyataan 1
Pernyataan 2
Hasil
True
True
True
True
False
False
True
Null
Null
False
True
False
False
False
False
False
Null
False
Null
True
Null
Null
False
False
Null
Null
Null
a.       AND
 Operator logika AND digunakan untuk menghasilkan nilai logika (true atau false) dari dua pernyataan.







Tabel 3  Penggunaan Operator Logika AND
b.      Operator Logika NOT
Pernyataan
Hasil
True
False
False
True
Null
Null
Operator logika NOT diguna-kan untuk menyatakan kondisi penyangkalan suatu pernya-taan.
                          


    Tabel 4 Penggunaan Operator Logika NOT
Pernyataan 1
Pernyataan 2
Hasil
True
True
True
True
False
True
True
Null
True
False
True
True
False
False
Fase
False
Null
Null
Null
True
True
Null
False
Null
Null
Null
Null
c.       Operator Logika OR
Operator logika OR digunakan untuk mengha- silkan nilai logika (true atau false) dari dua pernyataan.









Tabel 5 Penggunaan Operator OR

d.      Operator Logika XOR
Pernyataan 1
Pernyataan 2
Hasil
True
True
False
True
False
True
False
True
True
False
False
False
Operator XOR digunakan un-tuk menghasilkan nilai logika (true atau false) dari dua pernyataan.





Tabel 6 Penggunaan Operator Logika XOR

e.       Derajat Operasi Perhitungan
Urutan
Operator Aritmetik
Op. Logika
1
Perpangkatan (^)
NOT
2
Negatif (-)
AND
3
Perkalian dan Pembagian (*,/)
OR
4
Pembagi bilangan bulat( \ )
XOR
5
Sisa hasil bagi / modulus (mod)

6
Penjumlahan & Pengurangan (+,-)

7
Penggabungan Teks (&)
&
Derajat operasi perhi- tungan adalah urutan pengerjaan suatu ope-rasi perhitungan yang terdiri dari berbagai pernyataan.







Tabel 7 Derajat Operasi Perhitungan
f.       Operator Pembanding / Relasi
Operator pembanding memiliki derajat pengoperasian yang sama. Operator pembanding ini dibaca dari operator pembanding paling kiri kemudian menuju ke operator pembanding yang kanan.


Tabel 8 Operator Pembanding
Op. Pembanding
Keterangan
=
Sama dengan
<> 
Tidak sama dengan
< 
Kurang dari
> 
Lebih dari
<=
Lebih kecil atau sama dengan
>=
Lebih besar atau sama dengan